news.ciptajasadigital.com – Wuling Motors merupakan salah satu produsen mobil yang menawarkan berbagai model baik mobil listrik maupun konvensional di Indonesia. Meskipun mobil listrik menjadi salah satu yang paling diminati di Indonesia, namun bagaimana dengan mobil konvensional mereka?
Saat ini, Wuling telah memiliki tiga model mobil listrik dengan segmen yang berbeda, yaitu Air EV, Binguo EV, dan Cloud EV. Ketiga model tersebut memberikan kontribusi terbesar dalam penjualan setiap tahunnya.
Namun, Wuling tidak melupakan segmen mobil konvensional (ICE/ mesin pembakaran internal) mengingat masih menjadi pangsa pasar terbesar di industri otomotif Indonesia. Menurut Public Relation Manager Wuling Motors, Brian Gomgom, penjualan mobil listrik di Indonesia pada semester I tahun 2024 sudah mencapai angka 2,9 persen, yang menunjukkan adanya pertumbuhan di segmen EV meskipun segmen ICE masih mendominasi. Wuling tetap melihat bahwa ICE masih menjadi market terbesar di Indonesia.
Gomgom juga mengungkapkan bahwa saat ini pengguna mobil listrik Wuling sudah mencapai lebih dari 20.000 dan penjualan terbesar pada semester I tahun 2024 didominasi oleh mobil listrik dengan angka 7.000 unit atau 70 persen dari total pemesanan.
Wuling tetap fokus pada mobil konvensional dan terus beradaptasi dengan kebutuhan mobil listrik yang semakin meningkat. Namun, kepercayaan konsumen terhadap mobil listrik Wuling juga dipengaruhi oleh kehadiran brand tersebut di Indonesia selama tujuh tahun. Menurut Product Planing Wuling Motors, Danang Wiratmoko, produksi kendaraan di Indonesia juga menjadi salah satu faktor yang membuat konsumen percaya untuk membeli kendaraan Wuling.
“Poin positifnya, ketika konsumen ingin membeli mobil listrik, yang pertama terlintas di pikiran mereka adalah Wuling. Namun, kami juga tidak melupakan bahwa Wuling juga memiliki mobil konvensional, di mana kami masih menjual sekitar 3.000 unit dalam satu semester,” ujar Wiratmoko.